<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>PBB on Bencana Alam Global: Gempa, Badai, Banjir</title><link>https://bencanaalambumi.com/tags/pbb/</link><description>Recent content in PBB on Bencana Alam Global: Gempa, Badai, Banjir</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Thu, 22 Jan 2026 11:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://bencanaalambumi.com/tags/pbb/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Krisis Air Afrika Timur: Kekeringan Terparah dalam Satu Dekade Melanda Ethiopia dan Somalia</title><link>https://bencanaalambumi.com/2026/01/krisis-air-afrika-timur-kekeringan-terparah-dalam-satu-dekade-melanda-ethiopia-dan-somalia/</link><pubDate>Thu, 22 Jan 2026 11:00:00 +0700</pubDate><guid>https://bencanaalambumi.com/2026/01/krisis-air-afrika-timur-kekeringan-terparah-dalam-satu-dekade-melanda-ethiopia-dan-somalia/</guid><description>&lt;p&gt;Awal tahun 2026 menjadi periode kelam bagi wilayah Tanduk Afrika (&lt;em&gt;Horn of Africa&lt;/em&gt;). Ethiopia dan Somalia kini menghadapi krisis air paling ekstrim dalam satu dekade terakhir setelah lima musim hujan berturut-turut gagal memberikan curah hujan yang memadai. Kondisi ini telah memicu bencana kemanusiaan skala besar, di mana sumber air utama mengering, ternak mati dalam jumlah jutaan, dan lahan pertanian berubah menjadi gurun debu yang gersang.&lt;/p&gt;
&lt;h3 id="dampak-sistemik-pada-ketahanan-pangan"&gt;Dampak Sistemik pada Ketahanan Pangan&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Ketiadaan air telah melumpuhkan sektor agrikultur yang merupakan tulang punggung ekonomi dan sumber penghidupan utama penduduk di pedesaan. PBB melaporkan bahwa ketahanan pangan di wilayah ini berada pada tingkat &amp;ldquo;Darurat&amp;rdquo; hingga &amp;ldquo;Katastrofe&amp;rdquo;.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>